Konferancab Di Tengah Pandemi, PAC IPPNU Langkaplancar Pilih Kader Mumpuni

Pangandaran, ipnuippnupangandaran.blogspot.com

Bermula dari ingin mengoptimalisasi langkah kaderisasi dalam organisasi. PAC IPPNU Kecamatan Langkaplancar gelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Kamis, (04/02/21) di Pondok Pesantren Al-Ittihadiyah Desa Bangunjaya. 

Konferensi Anak Cabang ini dilaksanakan atas dasar kesepakatan Pengurus Pimipinan Anak Cabang (PAC) dan telah habisnya keberlakuan Surat Keputusan (SK) PAC IPPNU Kecamatan Langkaplancar. 

Tidak seperti Konferancab sebelumnya yang biasa dihadiri oleh seluruh santri se-Kecamatan Langkaplancar. Konferancab saat ini menyesuaikan protokol kesehatan sehingga peserta kita batasi.

Alhamdulillah sekitar 80% perwakilan dari pelbagai pesantren di Kecamatan Langkaplancar hadir pada kegiatan ini. ujar Siti Hanna selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Konferancab.

Konferancab yang bertema "Kuat dalam ikatan, Cerdas dalam tindakan, Istiqomah membangun peradaban" ini menghasilkan keputusan bersama (musyawarah mufakat) memilih Rekanita Siti Rohmaniah seorang kader mumpuni delegasi Komisariat PP Al Hamidiyah sebagai Ketua untuk menahkodai organisasi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Langkaplancar Masa Khidmat 2021-2023.

Rekanita Siti Rohmaniah terpilih untuk meneruskan ruang pengkhidmatan dan pemegang tongkat estafet perjuangan dari Ketua Demisioner Rekanita Yulianti yang Ia pimpin dua tahun lalu. 

Rekanita Ai Mudrikah selaku Ketua PC IPPNU Pangandaran juga ikut menambahkan"Harapan Saya kepada ketua terpilih semoga bisa membawa IPPNU Langkaplancar ke arah yang lebih baik dan jaya. 

Sehingga bisa mencetak kader-kader yang berkualitas dalam segi akhlak serta nempunyai tanggungjawab dan militansi terhadap organisasi," Ujar Rekanita Ai Mudrikah lewat sambungan telephone saat di wawancarai redaktur Pelajar Milenial

K.H Cecep Darus Ubaidillah selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ittihadiyah Bangunjaya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Konferensi ini. 

Beliau juga sangat berharap bahwa sebagai orang NU harus bersungguh-sungguh mengikuti jenjang kaderisasi agar tak menjadi anggota tidak jelas dalam sebuah organisasi. 

Maka melalui konferensi ini beliau sangat ingin akan lahirnya tunas-tunas muda Nahdlatul Ulama (NU) yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap organisasi, terutama pada organisasi NU yang di dalamnya adalah para Kiai. 

Lebih dari itu beliau juga menegaskan "Kader NU harus faham betul tentang ideologi Aswaja, jangan sampai Aswaja ini menjadi wacana belaka.

Kita harus mengetahui manhaj tasawuf, fikih, dan tauhid kita dari mana sebab hal demikian adalah langkah menjadi kader potensial yang memahami arah gerak organisasi khususnya dalam ruang lingkup Nahdlatul Ulama," Ucap Kiai yang akrab disapa Kang Cecep.


Pewarta : Abdul Muiz Ali

Editor : Sandy Rezkia

Komentar